Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

ARTI KATA "AMOR ING ACINTYA" SERTA PENULISAN NYA YANG BENAR...

ARTI KATA "AMOR ING ACINTYA" SERTA PENULISAN NYA YANG BENAR...


Semua mahluk yang hidup sudah pasti akan mati, Hal itu tidak dapat dihindari oleh siapapun juga.

Seperti Hujan turun tidak pernah menunggu anda sedia payung atau belum demikian pula dengan kematian, Ia akan datang menjemput anda setiap saat tidak perduli anda sudah siap atau belum.

Lahir adalah penderitaan, bertambah tua adalah penderitaan, sakit,luka adalah penderitaan, kematian adalah penderitaan; sedih, penyesalan, nyeri, duka-cita dan putus asa adalah penderitaan, berpisah dari yang dicintai adalah penderitaan, berkumpul dengan yang tidak disukai adalah penderitaan.

Kebaikan hati seseorang muncul dari benih pikiran yang baik dan kebijaksanaan datang dari pikiran yang adil dan suci.

Alam kebahagiaan (moksa/surga) Seperti harta karun yang belum ditemukan. seseorang memerlukan cahaya kebajikan untuk menemukanya (banyak amal ibadah) dan panduan Dharma (bimbingan agama/kebenaran)

Apabila ada teman atau saudara kita yang meninggal pasti banyak yang akan mengucapkan bela sungkawa dengan menulis "AMOR RING ACINTYA".

Banyak dari saudara kita yang masih belum tepat dalam penulisannya, Seharusnya ditulis  "AMOR ING ACINTYA". 

Karena dalam bahasa sansekerta kata "Ing" mengandung arti "dengan". Sedangkan "RING" adalah bahasa bali yang mengandung arti "di".

Jadi penulisan kata turut berduka cita yang benar adalah " Dumogi Amor Ing Acintya" yang artinya semoga menyatu dengan Tuhan.

Acintya adalah tingkatan Tuhan yang paling tinggi apabila ditinjau secara vertikal yang disebut Tri Purusa ( Tiga sifat Tuhan ) terdiri dari Siwa, Sadhasiwa dan Paramasiwa.

Paramasiwa adalah Tuhan yang maha kuasa, maha tau, memiliki kesadaran yang tidak terbatas dan tak terpikirkan ( Acintya ) beliau disebut SANG HYANG WIDHI WASA/ TUHAN YANG MAHA ESA.

Secara Horisontal disebut Tri Murti ( tiga kekuatan Brahman ) yaitu BRAHMA, WISNU, SIWA. Bahkan saya banyak membaca masyarakat yang mendoakan binatang mati dengan "Amor Ring Acintya"

Kejadian ini sangat berlebihan, seakan dianggap bercanda. Padahal doa ini sangat keramat dan khusus kepada orang yang kita anggap layak untuk menyatu dengan Tuhan atas karma baik dan sewaktu hidup sangat patut kita contoh. Sedangkan untuk binatang tidak selayaknya kita memberikan doa seperti itu.

AMOR ING ACINTYA mengandung makna moksa atau tidak dilahirkan kembali. Apabila kita melayat ketempat orang meninggal bacakanlah doa dibawah ini  :

Om atma tattwatma naryatma Swadah Ang Ah

Om swargantu, moksantu, sunyantu,murcantu

Om ksama sampurnaya namah swaha.

Artinya :

Om Sang Hyang Widhi Wasa yang Maha Kuasa. Semoga arwah/jiwa yang meninggal mendapat sorga, manunggal bersamaMU, mencapai keheningan/ketenangan tanpa derita/siksa. Ya Sang Hyang Widhi Wasa, ampunilah segala kesalahan dan dosanya, semoga ia mencapai kesempurnaan atas kekuasaan serta pengetahuan dan pengampunanMU....

Ingatlah kebaikan hati seseorang muncul dari benih pikiran yang baik dan kebijaksanaan datang dari pikiran yang adil dan suci.

Alam kebahagiaan (moksa/surga) itu Seperti harta karun yang belum ditemukan. seseorang memerlukan cahaya kebajikan untuk menemukanya (banyak amal ibadah) dan panduan Dharma (bimbingan agama/kebenaran)

Semoga dengan penjelasan singkat ini bisa menambah pengetahuan kita tentang Agama Hindu lebih dalam lagi....

Semoga bermanfaat. 

Sumber : sabdo palon


Post a Comment for "ARTI KATA "AMOR ING ACINTYA" SERTA PENULISAN NYA YANG BENAR..."