Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Begini Alasan Kenapa Ari-Ari Bayi Yang Baru Lahir Diberi Panda Berduri, Batu Serta Ditutup Keranjang

Begini Alasan Kenapa Ari-Ari Bayi Yang Baru Lahir Diberi Panda Berduri, Batu Serta Ditutup Keranjang

sumber foto. bali express hanya ilustrasi


Pernah tidak kalian melihat bayi tiba-tiba menangis tak wajar pada jam-jam tertentu, khususnya tengah malam? Ketika dicek secara medis, ternyata si bayi sehat walafiat. Namun, tetap saja setiap malam si bayi menangis tidak karuan, seperti ketakutan.

Tak menampik ada kepercayaan masyarakat Bali terhadap fenomena gaib yang terjadi pada bayi. Masyarakat Bali yang lekat dengan budaya religius magis, percaya jika bayi rawan diganggu oleh makhluk halus atau orang yang mengamalkan ilmu hitam.

Konon, makhluk halus atau orang yang mengamalkan ilmu hitam, mencium aroma bayi yang baru lahir seperti masakan yang lezat. Jadi, baunya sangat enak, seperti masakan.

Salah satu yang biasanya dibawa pulang ke rumah dan dikubur di pekarangan adalah ari-ari. Ari-ari dikubur dengan ritual dan dijaga dengan berbagai benda, seperti ditutup dengan batu, diberi pandan berduri, dan ditutup dengan keranjang.

Bahkan, setiap hari diberikan sesajen dan diberikan penerangan berupa lampu minyak. Menjaga Sang Catur Sanak ini penting, karena untuk menyerang si bayi, bisa saja melalui nyama patnya.

Jika segala perlakuan secara medis maupun ritual telah dilaksanakan, namun si bayi menangis setiap sandi kala (pergantian waktu) atau pada tengah malam, maka tidak menutup kemungkinan ada hal gaib yang mengganggu.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, Sang Hyang Rare Kumara setiap hari harus dibantenin (diberikan sesajen) dan diisi mainan. Demikian pula ari-arinya.

Apabila si bayi masih menangis setiap jam 12 malam, maka perlu dibuatkan segehan kepelan berisi nasi wong-wongan yang dihaturkan di bawah tempat tidur si bayi. Itu dihaturkan sebagai upah, agar tidak si bayi yang diganggu.

Selain itu perlu juga pengecekan pekarangan, sebelum bayi di bawa pulang sebaiknya dilakukan pembersihan terutama di tugu karang, agar ngaturang piuning dan menyampaikan bahwa akan ada anak kecil biar beliau ikut menjaganya.

Dari semua penjelasan diatas yang paling penting menenangkan bayi adalah sentuhan dan pelukan seorang ibu, tidak bisa di pungkiri lagi karena bayi dan ibu mempunyai ikatan emosional yang sangat kuat. Jadi sentuhan dan pelukan seorang ibu itu sangat penting.

Sumber: Bali Express.

Post a Comment for "Begini Alasan Kenapa Ari-Ari Bayi Yang Baru Lahir Diberi Panda Berduri, Batu Serta Ditutup Keranjang"