Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ida Ratu Niang Sakti Terkenal Sangat Pemurah Kepada Umatnya Ketika Kita Memohon Rezeki

Ida Ratu Niang Sakti Terkenal Sangat Pemurah Kepada Umatnya Ketika Kita Memohon Rezeki 



Bali merupakan pulau yang kaya akan budaya, tradisi, adat dan keunikan yang memiliki kekuatan yang dikenal istilah taksu, pulau seribu pura julukan yang didengungkan orang- orang.


Ketika melintas di sekitar Jalan Kumbakarna atau Pasar Wangaya Denpasar, banyak orang terlihat sembahyang dan menghaturkan sesajen pada sebuah palinggih berwujud sulinggih wanita tua yang sedang bersila dengan sikap tangan Amustikarana. Pelinggih Ida Ratu Niang Sakti, begitu orang-orang menyebutnya.


Tidak hanya warga Denpasar dan pedagang Pasar Wangaya yang rajin bersembahyang atau sekedar menghaturkan rarapan di palinggih Ratu Niang, namun kabar tentang palinggih ini telah tersebar ke berbagai penjuru baik di Bali maupun di luar Bali. Kasak-kusuk mengabarkan bahwa Ratu Niang sangat pemurah karena banyak permintaan telah terkabul oleh beliau.


Palinggih yang berdiri pada 18 Oktober 1998 tersebut diempon oleh keluarga besar Puri Jero Kuta yang letaknya tidak jauh dari lokasi palinggih. Adalah Anak Agung Ngurah Gede Agung atau akrab disapa Turah Belanda, 71, yang merupakan pemangku di palinggih Ida Ratu Niang Sakti. 


Pedagang pasar wangaya banyak yang bercerita bahwa " Ratu niang sangat pemurah sebelum mulai jualan jangan lupa memohon disini nanti jualanya pasti laris. Beliau memang pemurah" kata salah satu pedagang pasar wangaya. 


Banyak juga masyarakat bali percaya dengan sembahnyang disini dan memohon supaya mendapatkan jodoh bahkan keturunan


Uniknya lagi tak hanya masyarakat hindu yang datang ketempat ini, Banyak masyarakat Tionghoa juga banyak yang datang, Bagi masyarakat tionghoa, Ratu Niang disebut Dewi Kwan in beliau dewi rezeki dan dewi kehidupan.


Jika ingin sembahyang biasa, cukup hanya bawa 6 canang sari, 5 buah lekesan, dupa secukupnya, serta rarapan (boleh berupa permen, biscuit mini, atau rokok kretek). Lima buah canang masing-masing diisi lekesan, dupa, dan rarapan, lalu dihaturkan pada masing-masing 2 patung dwarapala di depan palinggih, 1 canang dihaturkan di atas batu yang terletak di depan patung dwarapala, 1 canang lainnya dihaturkan di pinggir jembatan, dan 1 canang terakhir dihaturkan di hadapan palinggih Ida Ratu Niang Sakti.


Setelah semua selesai dihaturkan, dilanjutkan dengan melalukan panca sembah dengan canang yang tersisa. Setelah usai sembahyang, nunas tirta dan bija yang telah tersedia secara mandiri.



1 comment for "Ida Ratu Niang Sakti Terkenal Sangat Pemurah Kepada Umatnya Ketika Kita Memohon Rezeki "

  1. Bagaimana dengan ratu Niang sakti yang ada di desa carangsari,petang Badung. Yang letaknya diselatan kuburan Igusti Ngurah Rai, apakah sama pemurah juga min?.

    ReplyDelete