Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

6 Alasan Kenapa Rumah Kosong itu Angker Menurut Lontar "Sahananing Caru Karang Angker"

 

Sebagai orang indonesia tentu saja masih melekat dengan hal-hal yang berbau mistis, Bahkan sering kali juga mendengah hal tersebut dari orang tua terdahulu.

Bukan hanya mitos, di Bali jika rumah tidak ditinggali lebih dari "ataun" satu tahun maka rumah itu akan angker. Rumah kosong "karang suwung" bisa disebabkan banyak hal, misalnya akibat pemiliknya "anilar kedatuan" pindah rumah tetapi rumahnya dibiarkan sepi tanpa penghuni, sehingga palinggih bangunan suci "tanpa aci" tidak ada upacara yang dilakukan.

Di lansir dari Tapak Dara Chanel Dengan Nara Sumber IBM. Bhaskara Ada 6 alasan kenapa rumah kosong itu angker menurut teks lontar "Sahananing caru karang angker"

1. Tanpa Aci (Tanpa upacara)

Rumah yang dibiarkan kosong lalu tidak pernah melakukan upacara "mebanten" dipalinggih yang ada dirumah, adalah penyebab rumah angker. Jika rumah pekarangan akan ditinggalkan secara permanen maka Sebaiknya palinggih ataupun rumah di-pralina di-tuntun ( dilebur dipindahkan)

Agar rerancang (bawahan) Bhatara terutama di "tugu karang" tidak "ngurebeda" mengganggu. Ini sangat bisa menyebabkan karang menjadi angker karena sosok penunggu dipalinggih itu yang berwujud "Hyang durga manik" mampu masiluman, berubah wujud.

Sosok tinggi hitam, berwujud "anak istri" wanita, binatang aneh adalah akibat pasiluman tugu karang.

2. Dirasuki i Bhuta Dadih Darah

I buta dadih darah adalah sosok halus "rerencang uluning desa" (mahluk bawahan pura sebagai pusat desa setempat), dirupakan sebagai sosok berambut panjang nyapuh jagat, kedua tangan berjari panjang tajam. Dua wajah bertaring menyeramkan, tanpa kaki. Mata melotot tajam, lidah menjulur. Sosok gaib ini bertugas merasuki rumah yang ditinggal kosong begitu saja.

Pasilumannya adalah pada "longan bale" bawah ranjang, semer (sumur), pamesu (pintu masuk). Wujud ini penyebab karang suwung menjadi angker. Bau amis, busuk, penampakan putih melayang adalah jejadian mahluk ini. Sepintas mirip dengan perwujudan kuntilanak, bisa jadi sosok i buta dadih darah ini yang kerap penampakannya dikira kuntilanak.

3. Dirasuki i Bhuta kubanda

Merupakan penyebab karang angker, jika menempatkan kamar suci ataupun memuja berbagai paice tidak jelas asalnya. Yang dapat menyebabkan penghini rumahnya dapat di rasuki i bhuta kubanda ini yang akan menyebabkan rumah angker penghuninya di rasuki hingga bertingkah polah orang gila, mengalu mendapat pawisik mirip dengan orang kena bebayi dewa,

4. Dirasuki i bhuta karang suwung atau pepasangan ugig

Adalah karang angke yang di sebabkan oleh perbuatan  jahat manusia melalui ilmu pengiwa ugig. Dibuat dari sarana rerajahan berisi orga tubuh manusia salah satunya darah manusia, sarana tersebut akan dilemparkan ke atap rumah. Nah, pepasangan ini akan seluruh penghininya meninggal dengan cara tragis, sehingga penghuni rumah menjadi ruwung.

5. Wong samar atau "margi tan hana"

Rumah angker akibat di lewat margi tan hana, jalur lalu lalang wong samar atau pekarangan itu sebagai hnian wong samat, umumnya apa bila rumah dekat dengan pura yang memilk rancangan wong samar, batu besar, pohon besar, sungai maupun hutan. Tanda-tandanya sering mendengar langkah kaki berjalan, bau orang yang sedang memasak atau juga sering melihat sekilas bayangan lalu lalang ini adalah akibat dari rumah kepanjingan wong samar atau rumah di masukin wing samar

6. Tanah Bekas Kuburan "setra"

Adalah karang angker yang di sebabkan oleh dulunya karang tersebut pernah di pergunakan sebagai kuburan "setra" dengan prosesn upacara yang belum tepat, karang ini di huni oleh i bhita cuil yaitu arwah gentanyangan. Nah, i bhuta cuil inilah yang akan mengganggu penghuni rumah tersebut sehingga sakit-sakitan, bahkan yang lebih parah menyebabkan kematian.

Nah, itulah 6 penyebab "rumah" angker atau karang angker, dari penjelasan di atas semua kembali kepada diri kita sendiri mau percaya ataupun tidak, Semoga bisa bermanfaat sebagai penambah wawasan.

Post a Comment for "6 Alasan Kenapa Rumah Kosong itu Angker Menurut Lontar "Sahananing Caru Karang Angker""